Sepak Bola Australia – Pendukung Rasis, Inter Didenda

Sepak Bola Australia –┬áRaksasa Italia yakni Inter Milan harus menerima kenyataan atas apa yang telah dilakukan oleh para pendukungnya yang dinilai telah melakukan tindakan rasis terharap penyerang milik AC Milan yakni Mario Balotelli. Oleh karena itulah, Inter Milan harus menerima hukuman atas ulah yang telah dilakukan oleh suporternya dan menurut Otoritas Sepakbola Serie A, Inter akan dikenakan denda senilai 15.000 euro.

Aksi yang tidak terpuji tersebut dikabarkan terjadi ketika Inter Milan berhadapan dengan Chievo dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan lalu. Dalam laga tersebut Inter sukses meraih kemenangan penting, namun kemenangan manis tersebut harus ternoda oleh ulah fans I Nerazzurri yang terlihat meneriakan nama Balotelli dalam bentuk rasial, pada waktu itu, Balotelli baru saja merampungkan proses perpindahannya ke AC Milan.

Setelah kejadian tersebut, Massimo Moratti selaku Presiden Inter Milan telah menyatakan permintaan maafnya kepada Balotelli atas ulah para suporter Inter. Akan tetapi, permintaan maaf Moratti tersebut ternyata tidak cukup dan pihak yang berwenang akhirnya menjatuhkan hukuman berupa denda senilai 15.000 euro atau jika dirupiahkan sebesar Rp 192,8 juta, seperti yang dilansir oleh Sepak Bola Amerika.

Balotelli tercatat pernah memperkuat Inter Milan di periode 2006 sampai 2010. Ketika masih berseragam Inter Milan, Balotelli sering membuat para fans Inter kecewa dengan perilakunya yang kerap membuat onar baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Salah satu ulah Balotelli yang membuat para fans Inter kecewa adalah ketika Balotelli mengenakan jersey AC Milan ketika masih bermain untuk Inter dan lainnya adalah ketika Balotelli melempar jersey Inter Milan usai sebuah pertandingan.

Kejadian-kejadian tersebut dinilai akan menjadi laga yang mempertemukan kedua klub Milan tersebut nantinya atau yang lebih terkenal dengan sebutan laga Derby Della Madonnina itu akan berjalan dengan lebih sengit dan dengan tensi pertandingan yang lebih tinggi lagi.

“Saya ingin mengucapkan permintaan maaf saya dan saya berharap hal seperti itu tidak akan terjadi lagi ke depannya.” ungkap Moratti. (DS) yang dikutip oleh Sepak Bola Brasil.